Ragam Kuliner Tradisional Tegal yang Menggoda Lidah – Tegal, sebuah kota yang terletak di pesisir utara Jawa Tengah, bukan hanya dikenal karena Warteg-nya yang tersebar di seluruh Indonesia, tetapi juga karena kekayaan kuliner lokal yang autentik dan menggugah selera. Kota ini menyimpan beragam sajian tradisional yang mencerminkan budaya, sejarah, dan kreativitas masyarakatnya. Dari makanan berat hingga camilan ringan, Tegal menawarkan pengalaman gastronomi yang tak terlupakan.
đĽ Warisan Rasa: Sejarah dan Filosofi Kuliner Tegal
Kuliner Tegal lahir dari perpaduan budaya pesisir, agraris, dan urban. Letaknya yang strategis di jalur Pantura menjadikan Tegal sebagai titik temu berbagai pengaruh kuliner dari Jawa, Sunda, dan bahkan Tionghoa. Masyarakat Tegal dikenal kreatif dalam mengolah bahan sederhana menjadi hidangan yang kaya rasa.
Filosofi kuliner Tegal menekankan pada kesederhanaan, kejujuran rasa, dan keberanian dalam meracik bumbu. Tak heran jika banyak makanan khasnya memiliki cita rasa yang kuat, berani, dan menggugah selera.
đ Deretan Makanan Khas Tegal yang Wajib Dicicipi
Berikut adalah ragam makanan khas Tegal yang telah menjadi ikon kuliner daerah dan sering diburu oleh wisatawan:
1. Kupat Glabed
Kupat Glabed adalah ketupat yang disiram kuah santan kental berwarna kuning, biasanya disajikan dengan kerupuk depo 10k mie dan lauk seperti tempe goreng, telur rebus, atau sate ayam. Rasanya gurih, sedikit manis, dan sangat cocok untuk sarapan.
2. Soto Tauco
Berbeda dari soto pada umumnya, Soto Tauco khas Tegal menggunakan tauco sebagai bumbu utama. Tauco memberikan rasa umami yang khas dan aroma fermentasi yang menggoda. Biasanya disajikan dengan lontong, tauge, dan suwiran ayam.
3. Nasi Ponggol
Nasi Ponggol adalah nasi putih yang dibungkus daun pisang dan disajikan dengan lauk pauk seperti tempe orek, mie goreng, urap, dan sambal. Hidangan ini populer sebagai menu sarapan karena praktis dan kaya rasa.
4. Rujak Teplak
Rujak Teplak merupakan campuran sayuran rebus seperti kangkung, daun pepaya, dan lemayung yang disiram sambal gaulâbumbu khas Tegal berbahan dasar singkong rebus yang dihaluskan dengan cabai dan bawang. Rasanya pedas, gurih, dan sangat unik.
5. Tahu Aci
Tahu Aci adalah camilan legendaris dari Tegal. Tahu yang diisi adonan aci (tepung kanji) kemudian digoreng hingga renyah. Biasanya disajikan dengan cabai rawit atau saus sambal. Teksturnya kenyal di dalam dan garing di luar.
6. Olos
Olos adalah gorengan berbentuk bulat berisi sayuran seperti kol dan cabai rawit. Rasanya pedas dan gurih, cocok sebagai teman minum teh di sore hari.
7. Sate Kambing Batibul
Sate khas Tegal menggunakan daging kambing muda (batibul), yang teksturnya lebih empuk dan tidak berbau prengus. Daging dipanggang dengan bumbu khas dan disajikan dengan sambal kecap serta irisan tomat.
8. Blendung
Blendung adalah jajanan tradisional berbahan dasar jagung tua yang direbus hingga empuk, kemudian disajikan dengan parutan kelapa dan sedikit garam. Rasanya sederhana namun menghangatkan.
9. Latopia
Latopia adalah kue kering berbentuk bulat pipih, mirip dengan bakpia, tetapi memiliki tekstur lebih renyah dan isian yang lebih beragam seperti kacang hijau, cokelat, dan keju.
10. Es Lontrong
Minuman segar khas Tegal yang terdiri dari campuran tape singkong, kelapa muda, sirup merah, dan es serut. Cocok untuk melepas dahaga di siang hari.